main |
sidebar
Diposting oleh
Wahyuni Nur Oktavia
di
09.30
Beberapa tahun yang
silam, seorang pemuda terpelajar dari Semarang sedang berpergian naik
pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur.
Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan."
Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ?" tanya si pemuda. "Oh... saya mau
ke Jakarta terus "connecting flight" ke Singapore nengokin anak saya
yang ke dua",jawab ibu itu." Wouw... hebat sekali putra ibu" pemuda itu
menyahut dan terdiam sejenak.
Pemuda
itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda
itu melanjutkan pertanyaannya." Kalau saya tidak salah ,anak yang di
Singapore tadi , putra yang kedua ya bu??Bagaimana dengan kakak
adik-adik nya??"" Oh ya tentu " si Ibu bercerita :"Anak saya yang ketiga
seorang dokter di Malang, yang keempat kerja di perkebunan di Lampung,
yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala
cabang bank di Purwokerto, yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang.""
Diposting oleh
Wahyuni Nur Oktavia
di
09.28
Nikmatilah Hidup !!
Saya
mendapat sebuah cerita dari teman saya, begini ceritanya," Seorang anak
memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang ia
harapkan. Ia dapat nilai jelek di raport, putus dengan pacarnya, dan
sahabat terbaiknya pindah ke luar kota. Saat itu ibunya sedang membuat
kue dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya. Dan dengan senang
hati anaknya berkata,"Tentu saja mom. I love your cake." Kemudian ibunya
menawarkan, coba cicipi mentega ini.
Lalu anak itu berkata."Uuh, nggak enak kan mom."
Terus ibunya berkata lagi, "Kamu mau coba telur mentah nggak?"
Lalu si anak bilang, "Ah, mama bercanda deh!"
Terus ibunya bertanya lagi,"Mau coba tepung terigu sama baking soda nggak?"
Si anak berkata "Mom, udah dieh ah. Jangan bercanda."
Lalu
ibunya menjawab,"Iya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika
dilihat satu persatu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses
yang benar, maka benda-benda itu menjadi kue yang enaak sekali.
Ternyata
Tuhan bekerja dengan cara yang sama. Seringkali kita bertanya
padaNya,"Kenapa ya Dia membiarkan kita melalui masa sulit dan tidak
menyenangkan?" Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu
persatu sesuai dengan rancanganNya, segala sesuatunya akan menjadi
sempurna tepat pada waktunya. Kita hanya perlu percaya proses ini
diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita. Jadi nikmatilah hidup selagi
kita masih bisa menikmatinya
sumber : http://artikel-motivasi.blogspot.com/2007/03/nikmatilah-hidup.html
Diposting oleh
Wahyuni Nur Oktavia
di
09.26
Tuhan yang Maha Baik memberi kita ikan,tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya.Demikian juga Jika kamu terus menunggu waktu yang tepat,Mungkin kamu tidak akan pernah mulai.Mulailah sekarang... Mulailah di mana kamu berada sekarang dengan apa adanya.Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai,tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.Perkawinan memang memiliki banyak kesusahan,tetapi kehidupan lajang tidak memiliki kesenangan.Buka mata kamu lebar-lebar sebelum menikah,dan biarkan mata kamu setengah terpejam sesudahnya.Menikahi wanita atau pria karena kecantikannya atau ketampanannyasama seperti membeli rumah karena lapisan catnya.Harta milik yang paling berharga bagi seorang pria di dunia ini adalah.. hati seorang wanita.Begitu
juga Persahabatan, persahabatan adalah 1 jiwa dalam 2 raga Persahabatan
sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita
kehilanganNya.Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu didalam hatiMudan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya.Sahabat adalah tangan Tuhan untuk menjaga Kita.Rasa hormat tidak selalu membawa kepada persahabatan,tapi Jangan pernah menyesal untuk bertemu dengan orang lain...tapi menyesal-lah jika orang itu menyesal bertemu dengan kamu.
Diposting oleh
Wahyuni Nur Oktavia
di
09.18
1. Jika sudah terjadi masalah, tdk harus dihindari (bingung), tapi HARUS DIHADAPI dengan tenang (dipikirkan jalan keluarnya) dan pasti selesai/ ada jalan keluarnya.2. Menghadapi semua hal, tdk boleh berpikir negatif, seperti: "saya pasti tdk mampu", "saya tdk bisa", dan seterusnya. Tapi selalu berpikir positif, seperti: "saya bisa, pasti ada jalan keluarnya" dan lain lain.
3. Sudah dan senang semuanya tergantung pikiran saja!! ( Pikiran adalah pelopor!!). Jadi jaga pikiran kita baik - baik. Jangan pikir yang jelek/negatif. Selalu berpikir yang positif (baik).
4. Segala kesulitan/kesusahan akan berakhir. sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya waktu. Seperti pepatah mengatakan : TIDAK ADA PESTA YANG TIDAK BERAKHIR.
5. Orang yg sukses 85% ditentukan dari sikap/prilaku, 15% baru ditentukan ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup ini sangat penting.
6. Segala sesuatu berubah (anicca). Kita tdk perlu susah. Misalnya : sekarang susahnya, selanjutnya pasti berubah menjadi senang. sekarang ada orang yang tdk senang pada kita, suatu saat nanti akan baik juga.
Diposting oleh
Wahyuni Nur Oktavia
di
09.15
Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir,
rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai
kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri.
Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang
sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.
Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :
* Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini
dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi.
Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.
Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu,
meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap
aspek kehidupanmu.