Jumat, 06 April 2012

Macam-macam motif batik di indonesia

Batik Tulis Mega Mendung Cap Cirebon Motif Ungu Gunungan Kupu Merah

    small_megmen-ungu-kupu3.jpgsmall_megmen-ungu-kupu2.jpg





small_megmen-ungu-kupu4.jpg
    Jenis Batik: Tulis
    Jenis Kain: Primisima
    Asal Batik: Cirebon, Jawa Barat

    Batik Tulis Cirebon Motif Megamendung dengan warna ungu dengan kombinasi 3 warna. Batik ditulis dengan tangan kemudian dilakukan pewarnaan sebanyak lebih dari tiga kali untuk menghasilkan warna gradasi yang halus.
    Batik Motif Mega Mendung melambangkan awan pembawa hujan sebagai pembawa kesuburan, dan pemberi kehidupan.  Sejarah motif ini berkaitan dengan sejarah kedatangan bangsa China di Cirebon. Sunan Gunung Jati yang mengembangkan ajaran Islam di daerah Cirebon menikah dengan seorang putri Cina Bernama Ong Tie. Motif Awan ini menggambarkan pengaruh kebudayaan China dalam desain batik Cirebon.
    A must have for batik collectors
    Bahan: Kain Katun
    Tipe: Batik Tulis
    Harga: Rp. 485.000,00

    Kain Batik Primisima Cap Jogja Motif Sido Asih Semen


    small_batik-semen-2011b.jpg small_batik-semen-2011a.jpg

    Jenis Batik: Cap
    Jenis Kain: Primisima
    Asal Batik: Jogjakarta
    Motif Batik Yogya bukan sembarang motif. Setiap motif yang tergores di atas batik Yogya sarat akan filosofi. Warna batik Yogya dominan dengan warna alam dan cenderung gelap. Ada dua macam warna latar kain batik Yogyakarta, yaitu hitam dan putih.
    Makna batik ini juga sangat dalam. Sido asih sendiri bermakna keluhuran dan kasih sayang. Sementara Semen berarti bertunas atau bersemi.
    Dibuat dengan metode batik cap yang dibuat dengan menggunakan bantuan canting cap. Canting cap mirip seperti stempel dengan bahan yang terbuat dari tembaga dan dimensinya lebih besar, rata-rata berukuran 20cm X 20cm.
    Pembuatannya membutuhkan waktu tidak sebentar. Pembatik cap harus dapat menakar dengan pas di mana ia meletakkan posisi canting cap agar motif tidak miring atau terbalik misalnya. Ya, tentu dibutuhkan ketelitian dan ketekunan tersendiri untuk menghasilkan batik cap yang cantik seperti ini.
    Harga: Rp. 245.000,00

    Kain Batik Cap Indramayu Motif Angsa Hijau

    small_angsa-hijau-039.jpg

    small_angsa-hijau-040.jpg







    Jenis Batik: Cap
    Jenis Kain: Prima
    Asal Batik: Indramayu
    Batik Indramayu seringkali disebut juga Batik Dermayon. Berasal dari kota Indramayu, Jawa Barat. Indramayu adalah kota pelabuhan. Dan, batik Indramayu pun tergolong batik pesisir.
    Dibuat dengan metode batik cap yang dibuat dengan menggunakan bantuan canting cap. Canting cap mirip seperti stempel dengan bahan yang terbuat dari tembaga dan dimensinya lebih besar, rata-rata berukuran 20cm X 20cm.
    Pembuatannya membutuhkan waktu tidak sebentar. Pembatik cap harus dapat menakar dengan pas di mana ia meletakkan posisi canting cap agar motif tidak miring atau terbalik misalnya. Ya, tentu dibutuhkan ketelitian dan ketekunan tersendiri untuk menghasilkan batik cap yang cantik seperti ini.

    Kain yang digunakan untuk batik ini adalah kain katun prima, jenis kain katun yang cukup baik untuk digunakan menjadi batik cap.
    Harga: Rp. 115.000,00

    Kain Batik Cap Priangan Motif Adumanis Merah Hitam


    small_cap-adumanis-merah-hitam-4.jpg
      small_cap-adumanis-merah-hitam-2.jpg

    small_cap-adumanis-merah-hitam-3.jpg









    Jenis Batik: Cap
    Jenis Kain: Prima
    Asal Batik: Priangan
    Batik Priangan adalah batik yang berasal dari Jawa Barat, dari daerah-daerah seperti Tasik, Garut, Ciamis, dan Bandung. Batik ini juga merupakan bagian dari Batik Tatar Sunda bersama dengan Batik dari Cirebon dan Indramayu.
    Batik Priangan menggambarkan flora dan fauna yang berada di sekitar wilayah-wilayah tersebut. Warnanya cerah ceria, cerminan masyarakat Sunda pada umumnya, yang berwatak riang dan terbuka.
    Dibuat dengan metode batik cap yang dibuat dengan menggunakan bantuan canting cap. Canting cap mirip seperti stempel dengan bahan yang terbuat dari tembaga dan dimensinya lebih besar, rata-rata berukuran 20cm X 20cm.
    Pembuatannya membutuhkan waktu tidak sebentar. Pembatik cap harus dapat menakar dengan pas di mana ia meletakkan posisi canting cap agar motif tidak miring atau terbalik misalnya. Ya, tentu dibutuhkan ketelitian dan ketekunan tersendiri untuk menghasilkan batik cap yang cantik seperti ini.
    Kain yang digunakan untuk batik ini adalah kain katun prima, jenis kain katun yang cukup baik untuk digunakan menjadi batik cap.
    Harga: Rp. 110.000,00


    small_dress-tulis-biru-045.jpg
    small_dress-tulis-biru-047.jpg
    small_dress-tulis-biru-048.jpg

    Batik yang dikenal dengan Batik Kumpeni ini dahulu kala banyak dibuat oleh para pengusaha batik belanda di Pekalongan dan Cirebon. (Beberapa nama yang bisa disebut Ny. B. Fisher, Ny. S.W. Ferns, Ny. R. Scharff van Dop).
    Motif Batik Kumpeni biasanya mengambil kegiatan masyarakat sehari-hari atau flora dan fauna yang ada di sekitarnya.
    Rp. 361.250,00


    sumber :
    http://batikindonesia.com/batik/dress-batik-tulis-kumpeni-motif-sanghai-biru-m?ap_id
    http://batikindonesia.com/batik/kain-batik-cap-priangan-motif-adumanis-merah-hitam?ap_id
    http://batikindonesia.com/batik/kain-batik-cap-indramayu-motif-angsa-hijau?ap_id
    http://batikindonesia.com/batik/kain-batik-primisima-cap-jogja-motif-sido-semen?ap_id
    http://batikindonesia.com/batik/batik-tulis-mega-mendung-ungu-gunungan-kupu-merah?ap_id

    1 komentar:

    Fawdziyyah Ulfah mengatakan...

    batik betawi gak ad yaa ??:(
    motif ciliwung ramalaya

    Poskan Komentar

    Template by:

    Free Blog Templates