Selasa, 16 April 2013

Tugas ke-4 Semester 6..

Karangan

Jakarta 16 April 2013,

  • Definisi Karangan.
Karangan adalah suatu karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Lima jenis karangan yang umum dijumpai dalam keseharian adalah narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi.
  • Macam-macam Karangan. 
* Karangan Ilmiah
  1. Definisi :  Karangan yang memiliki aturan baku dan sejumlah persyaratan khusus yang menyangkut metode dan penggunaan bahasa.
  2. Ciri-ciri :   
  • Objektif. : Keobjektifan ini tampak pada setiap fakta dan data yang diungkapkan berdasarkan kenyataan yang sebenarnya, tidak dimanipulasi. Juga setiap pernyataan atau simpulan yang disampaikan berdasarkan bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, siapa pun dapat mengecek (memvertifikasi) kebenaran dan keabsahannya. 
  • Netral : Kenetralan ini bisa terlihat pada setiap pernyataan atau penilaian bebas dari kepentingan-kepentingan tertentu baik kepentingan pribadi maupun kelompok. Oleh karena itu, pernyataan-pernyataan yang bersifat mengajak, membujuk, atau mempengaruhi pembaca perlu dihindarkan. 
  • Sistematis : Uraian yang terdapat pada karya ilmiah dikatakan sistematis apabila mengikuti pola pengembangan tertentu, misalnya pola urutan, klasifikasi, kausalitas, dan sebagainya. Dengan cara demkian, pembaca akan bisa mengikutinya dengan mudah alur uraiannya. 
  • Logis : Kelogisan ini bisa dilihat dari pola nalar yang digunakannya, pola nalar induktif atau deduktif. Kalau bermaksud menyimpulkan suatu fakta atau data digunakan pola induktif; sebaliknya, kalau bermaksud membuktikan suatu teori atau hipotesis digunakan pola deduktif. 
  • Menyajikan Fakta (bukan emosi atau perasaan) : Setiap pernyataan, uraian, atau simpulan dalam karya ilmiah harus faktual, yaitu menyajikan fakta. Oleh karena itu, pernyataan atau ungkapan yang emosional (menggebu-gebu seperti orang berkampanye, perasaan sedih seperti orang berkabung, perasaan senang seperti orang mendapatkan hadiah, dan perasaan marah seperti orang bertengkar) hendaknya dihindarkan. 
  • Tidak Pleonasti : Maksudnya kata-kata yang digunakan tidak berlebihan alias hemat. Kata-katanya jelas atau tidak berbelit- belit (langsung tepat menuju sasaran). 
  • Bahasa yang digunakan adalah ragam formal.
    3. Contoh : Makalah, laporan, skripsi, tesis, disertasi.


* Karangan Non Ilmiah
  1. Definisi  :  Karangan non ilmiah: karangan yang tidak terikat pada karangan baku.
  2. Ciri-ciri  :
    • Emotif : kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.
    • Persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative.
    • Deskriptif : pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.
    • Kritik tanpa dukungan bukti. 
  3. Contoh  :  Anekdot, opini, dongeng, hikayat, cerpen, novel, roman, dan naskah drama.
  • Kesimpulan.
Jadi Perbedaan Antara Karangan Ilmiah dengan Karangan Non Ilmiah yaitu :

"
Istilah karya ilmiah dan nonilmiah merupakan istilah yang sudah sangat lazim diketahui orang dalam tulis-menulis. Kita dapat membedakannya dari masing-masing pengertian antara karya ilmiah dan karya non ilmiah."

 


sumber : http://elvhiera.blogspot.com/
http://ayienyen.blogspot.com/2011/02/perbedaan-karya-ilmiah-dan-non-ilmiah.html

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates